Langsung ke konten utama

Fifty Shades Of Grey Ebook vs Movie



You're the light, you're the night You're the color of my blood
You're the cure, you're the pain You're the only thing I wanna touch
Never knew that it could mean so much, so much
So love me like you do, lo-lo-love me like you do
 Love me like you do, lo-lo-love me like you do Touch me like you do,
 to-to-touch me like you do What are you waiting for?

Itulah sepenggal lirik lagu Love Me Like You Do-nya Ellie Golulding yang akhir2 ini makin hits seiring kontroversi filmnya. Dan jujur awalnya ga tau dan nga ngeh kalau ini merupakan soundtrack film Fifty Shades of Christian , secara ga pernah lihat video clipnya…..So sekian lama suka lagunya aja tapi ga tau novelnya…
Cuman setelah denger2 kalau ini merupakan salah satu novel yang kontroversi dan filmnya sendiri ga masuk Indonesia akhirnya tergerak juga untuk cari novelnya. Dan hasil dari searching2 sukses juga dapetin versi ebooknya.

Dan memang novel yang terdiri dari 3 seri ini bukan konsumsi anak dibawah umur ….alias 17 + so buat anak2 don’t try this at home….
Setelah membaca versi ebooknya selama seminggu penuh ( sampe kepala puyeng heheheh….) Penasaran juga dengan versi layar lebarnya…Soalnya temen2 pada bilang filmnya ok bangets…dan setelah sekian lama mencari ( ciee ) akhirnya dapet juga

Berikut review atas Fifty Shades of Christian ( Bag I dari Trilogi Fifty Shades )

Sinopsis

Bercerita tentang kisah percintaan Anastasia Steele ( Ana ) seorang mahasiswi Jurusan  Sastra Inggris tingkat akhir  dengan Christian Grey  seorang konglomerat muda yang ternyata menyimpan sisi gelap. Pertemuan mereka diawali saat Ana menggantikan sahabatnya Kate mewawancarai  Christian untuk jurnal kampus mereka dimana Christian merupakan salah satu penyandang dana .
Ana yang lugu langsung tertarik dengan kharisma Christian, dimana awalnya Christian tampak menjaga jarak dengan Ana ( ceritanya acuh tapi butuh heheheh ). Pertemuan mereka pun berlanjut di toko Clayton tempat Ana bekerja paruh waktu.
Disinilah cerita bergulir, dimana Christian meminta Ana agar menandatangani kontrak menjadi Pasangan Seksualnya, Yap….ternyata Christian memiliki sisi gelap dimana dia adalah seorang pria yang mempraktekkan BDSM ( hubungan seksual dengan melibatkan alat, penyiksaan dan hubungan Dominan/ Submisif ). Ana yang kadung jatuh cinta dengan Christian ( secara Ana ini masih virgin dan pengalaman percintaannya dengan Christian seorang ) menerima untuk menjadi Sub- nya Christian . Ana pun memperoleh berbagai hadiah yang mewah dan fantastis mulai dari Buku sastra edisi pertama , Laptop Mac ( maaau…..) sampai upgrade perjalanan kelas I saat mengunjungi Ibu Ana di Georgia .

A Man with Fifty Shades, The only Man I love and slept with, but full of pain, pleasure, reward and punishment ?. Ana yang lugu dan naïf menantang Christian sampai batas gelap Christian. Disatu sisi Christian juga telah jatuh cinta dengan Ana dan tidak sekedar mengganggap gadis tersebut merupakan Sub-nya seperti 15 wanita sebelumnya yang pernah memasuki Red Room Pain ( tempat penyiksaan dan semua sex toy Christian berada )
 – “I’ve come alive, since I met you….You are everything I want you to be…” – Christian yang memiliki sisi gelap karena kehidupan masa kecil dan remajanya yang menjadi korban kekerasan seksual. Pelan tapi pasti hubungan mereka berduapun semakin memanas, tidak hanya melibatkan hubungan fisik yang menyimpang namun perasaan cintapun semakin tumbuh .
Puncaknya saat Ana memaksa dan menantang Christian untuk melihat sejauh dan sekeras apa hukuman yang diberikan Christian jika Ana sebagai Sub menentang Sang Dominan. Dan akhirnya cambukan pada tubuh Ana membuat dirinya sadar bahwa dia tak mungkin bisa mengikuti kehidupan gelap Christian. Dan tak mungkin pula Christian meninggalkan sisi gelap dirinya karena dia adalah Fifty Shades of Grey – Buku Pertama ini ditutup dengan kepergian Ana dari apartemen Christian dengan bab yang bikin hiks hiks............


Best Scene

Dalam buku ini ada beberapa bab yang cukup menyentuh dan bikin seer saat membaca bagian tersebut. Berikut beberapa bab favorit saya :

-          Pertemuan Ana pertama kali dengan Christian dikantor Ana, dimana Ana terjatuh saat memasuki kantor Christian saat akan mewawancarai Christian.
-          Saat Ana hampir tertabrak sepeda dan Christian menarik serta memeluk Ana. Saat itu Ana mengira jika Christian akan memberikan first kiss-nya. -Anastasia, you should steer clear of me. I’m not the man for you- bisik Christian putus asa .
-          Christian yang  langsung menemui Ana di apartemennya ‘mengira Ana meninggalkannya”- momennya sih sudah kelihatan sebetulnya Christian jatuh cinta pada Ana. Malamnya Christian menginap di tempat Ana , dimana dia sebelumnya belum pernah tidur seranjang dengan semua Sub-nya. Semua karena Ana mengirim email agar Christian menginap ditempatnya dan saat Christian melihat Ana yang menanggis didalam kamarnya.
-          Saat Ana yang hancur hatinya akibat hukuman cambuk yang diberikan Christian memutuskan untuk meninggalkan Christian. 

Ebook vs Movie

Hmmm..agak bingung juga kalau disuruh bandingin antara buku dan film nya. Yupp novel kontroversi ini diangkat versi layar lebarnya dengan judul yang sama dan rilis pas valentine kemaren ( so sweet banget ya)…Cuman yak arena filmnya penuh dengan adegan seksnya film ini ga masuk Indonesia……
Dari beberapa review yang saya sempet baca banyak yang bilang filmnya jauh lebih Ok ketimbang novelnya ( males baca kali ya hehehe..) Tapi saya pribadi malah lebih suka versi bukunya (kebetulan baca buku dulu sebelum nonton ), karena detil tentang Christian dan Ana bisa diungkapkan dengan lugas dalam buku dimana tidak mungkin dituangkan dalam film. Terbukti memang banyak adegan yang tidak muncul di film , mungkin selain pertimbangan durasi factor adegannya juga ( ini sih menurut saya loooh) .

Saya sih ga bilang filmnya ga OK sich, enaknya kan kita ga perlu bayangin seperti apa sosok Christian dan Ana. Nah menurut saya karakter kedua tokoh ini memang sesuai gambaran pada novelnya. Ow iya adapun pemeran Christian adalah James Dornan dan sebagai Ana adalah Dakota Johnson. Khusus untuk James Dornan kebetulan saya pernah nonton actingnya di mini seri The Fall yang berkisah tentang psikopat pembunuh wanita2 cantik…so feelnya dapet banget saat doi berperan sebagai si Fifty ‘Christian’ Shades. Walaupun kayaknya lebih cool saat main di The Fall wkwkwk. Pemeran Ana, Dakota Johnson juga OK, walau kok merasa doi ketuaan ya berperan sebagai gadis berumur 21 tahun. Sepanjang film saya juga sempet memeperhatikan kadang keliatan tampak tua tapi ada juga beberapa scene doi keliatan muda banget…..nah loooo….
Mungkin yang agak ga sesuai menurut saya ya temen baiknya si Ana yakni Kate. Dalam buku doi kan diceritakan cantik banget…saya malah bayangin kayak Barbie gitu…Cuman difilmnya malah keliatan biasa aja.....

Tapi secara keseluruhan baik novel ataupun filmnya sih masih boleh lah, semua kembali keselera masing2….Untuk filmya infonya Bagian II dan III nya akan rilis tahun 2017 dan tahun 2018. Jad yang suka nonton siap2 penasaran 2 tahun ya heheheh…saya sih langsung lanjut Bagian II dari Trilogi Fifty Shades – Fifty Shades of Darker……Nanti saya ulas reviewnya juga kalau sempet…..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Not a Girl....Not Yet a Woman

I'm not a girl...not yet a woman............ all I need its time,a moment that is mine While I'm in betwen....... I'm not a girl Sebaris lagu yang pernah populer dinyanyiin sama Britney Spears ini menggambarkan transformasi dari seorang gadis kecil menjadi wanita dewasa.....kalau bahasa gaulnya sih masa pubertas gitu hehehe... Untuk seorang ibu kayak saya yang punya anak perempuan, lagu tersebut bisa jadi sedikit panduan buat kita ngadepin anak gadis yang beranjak dewasa alih2 merujuk pengalaman waktu kita puber dulu. Melihat transformasi my little Gaby dari masih baby sampai sekarang hampir 12 tahun usianya, memang menakjubkan. Betapa tidak, dari seorang bayi mungil yang ga bisa apa2 selain nanggis aja saat ini sedang dalam masa transisinya menjadi seorang gadis remaja.....betapa cepat waktu berlalu.... Perasaan baru kemaren denger Gaby nanggis saat mainannya yang berantakan mau aku buang karena belum dibereskan. Baru kemaren takjub saat Gaby memakai seragam put...

Antara Khayalan Dan Kenyataan

Baru2 ini ga tau kenapa malah punya hobi baru nonton drama Korea.......kayaknya rada telat ya hehhehe.......Tapiiiii aku saat ini nonton ya drama Korea yang settingnya jaman dahulu alias Saeguk. Awalnya sih ga sengaja gara2 liat cuplikan film Empress Ki yang dimainkan oleh Ha Ji Won Dan Ji Chang Wook yang lagi tayang disalah satu TV Nasional. Berhubung jam tayangnya lumayan malem akhirnya iseng cari filmnya via Internet......eh malah dapet situsnya yang emang khusus film Korea.....hmmm ga nyangka ternyata ketinggalan koreafever. Dari mulai nonton film Empress Ki ini akhirnya jadi penasaran sama kisah aslinya sesuai catatan sejarah. Untuk film ini ternyata banyak menyimpang dengan sejarah aslinya. Dan Dari film ini mulai iseng baca and nyari film2 drama Saeguk lain yang base on history......ngak cuman filmnya aja,sebelum hunting film malah buka2 Mbah Google buat cari tahu basic sejarahnya.Akhirnya mulai nonton berburu beberapa judul film....saat ini yang sudah kelar selain Empress Ki ...

My first Trip to Bangkok Part 2 ( Back to the Bangkok City )

Big Kwan Im @ Bang Saen Kamis, 18 Sept 14 Pagi2 jam 6 sudah bangun dan langsung mandi. Karena semalem tepardotcom akhirnya diputuskan pagi jalan2 melihat sekitar Pattaya. Dari dalam hotel sendiri ada jalan setapak menuju pantai ( kalo diingat2 mirip hotel Ibis dan Novotel Solo dimana ada jalan bareng menembus 2 hotel ). Kira2 seperti itu lah… Pagi di Pattaya sisa2 hingar bingar malam masih keliatan,bukan tumpukan sampah seperti layaknya di Indonesia   looh…..tapi tong sampah kelihatan penuh semua…hehehe ini bedanya Bangkok dengan kota lainnya. Walaupun semalam pesta pora tapi pihak pengelola selalu membuang sampah2 ditempatnya sebelum mereka tutup. Jujur agak nyesel juga sudah mandi, karena begitu melihat suasana pantai langsung kepingin mandi di laut……Soalnya banyak juga turis2 yang mandi dan bermain disekitar pantai. Akhirnya kami cuman jalan2 aja sambil mengabadikan beberapa moment di sudut Pattaya Beach. Jam 7 an kami kembali kehotel untuk makan pagi dan siap2...