Langsung ke konten utama

Karya Ilmiah : DAFTAR INVENTORY PEMBELIAN SEBAGAI SALAH SATU IMPLEMENTASI MANAGEMENT RANTAI PASOKAN DEPARTEMEN PURCHASING DI RUMAH POTONG AYAM ( RPA)



DAFTAR INVENTORY PEMBELIAN SEBAGAI SALAH SATU IMPLEMENTASI MANAGEMENT RANTAI PASOKAN DEPARTEMEN PURCHASING DI RUMAH POTONG AYAM (  RPA)
Disusun Oleh : Susianti ( susiantinarwoko@gmail.com )
Fakultas Ekonomi , Jurusan Managemen Universitas Terbuka

ABSTRAK
Dengan semakin berkembangnya permintaan akan daging khususnya Ayam Potong baik untuk supermarket sebagai karkas maupun industry pengolahan makanan berbasis daging ayam untuk Restoran Cepat Jadi, Rumah Makan maupun Industry Pengolahan Ayam lainnya. Sehingga dibutuhkan permintaan yang terencana di Rumah Potong Ayam menyangkut kebutuhan Live Bird ( Ayam Hidup ) maupun Bahan Penunjangnya ( Kemasan,dll ) yang dibutuhkan guna distribusi Ayam Potong kemasyarakat .  Adapun karena kekhasan permintaan Ayam Potong  yang berbeda dengan produk lain yang Make To Stok maka permintaan Ayam Potong yang baik dan berkualitas adalah Make To Order . Dan dengan melihat umur dari Ayam Potong yang sangat pendek karena merupakan produk Fresh dan cepat rusak sehingga diharuskan Ayam Potong segera sampai ke konsumen dengan cepat .

Salah satu team supporting dalam memenuhi kebutuhan akan Ayam Hidup maupun penunjang lainnya di Rumah Potong Ayam adalah Departemen Purchasing , dimana kecepatan dan ketepan dalam menyediakan permintaan dari Departemen PPIC ( Product Plan And Inventory Contol ) dalam kaitannya dengan Management Rantai Pasokan adalah penggunaan Daftar Inventory Pembelian ( DIP ) guna mengetahui rencana produksi dan kebutuhan akann bahan Baku dalam hal ini ayam hidup maupun kebutuhan penunjang lainnya.

Dengan implementasi yang tepat menggunakan DIP, kebutuhan akan pemenuhan kebutuhan PPIC dalam menyediakan dan mendistsibusikan Ayam Potong yang segar ketangan konsumen menjadi komitmen RPA dalam menyediakan produk yang berkualias dan bermutu kepada masyakat .
Kata Kunci : Daftar Inventory Pembelian dalam kaitannya dengan implementasi Managemen Rantai Pasokan .

Pendahuluan
            Sesuai dengan fungsinya , Departemen Purhasing  bertugas melakukan pembelian untuk kebutuhan seluruh departemen dalam kaitannya sebagai supporting team disebuah perusahaan . Dalam kaitannya dengan karya ilmiah yang dibuat oleh penulis yang merupakan karyawan diDepartemen yang bersangkutan sehingga mengilhami dilahirkannya karya ilmiah ini . Kendala yang selalu terjadi di Departemen Purchasing yang dialami juga oleh penulis adalah barang yang diminta dalam hal ini Ayam Hidup tidak datang tepat waktu , dimana mengakibatkan terhambatnya proses prduksi dikarenakan karakterisitik dari Industry Rumah Potong Ayam yang berproduksi berdasarkan permintaan ( Make to Order ) , sehingga jika permintaan tidak dapat terpenuhi maka Team Marketing akan kehilangan permintaan / Order saat itu yang menyebabkan Omzet Perusahaan menurun dan sangat merugikan . Dan menyebabkan Managemen Rantai Pasokan tidak berjalan dengan baik .
Salah satu metode yang dilakukan oleh Departemen Purchasing untuk mengatasi masalah ketersediaan permintaan Ayam Hidup tepat waktu dalam hubungannya dengan Management Rantai Pasokan ditempat penulis mengadakan riset selama 3 bulan  adalah dengan meggunakan Daftar Inventory Plan ( DIP ). Sehingga dengan demikian Managemen Rantai Pasokan dalam perusahaan Rumah Potong Ayam dapat berjalan dengan baik . Dan untuk bahan referensi penelitian yang dilakukan ,penulis juga mengambil pustaka dari karya Seminar Managemen Operasional karangan Hidayat W ( PKK.FE UMB th 2008 ) dan Master Planning by Mr. Ramlee Ibrahim ( PT.Putra Primia ) .
Akhirnya semoga karya ini bermanfaat bagi pembaca , dan jika ada beberapa kekurangan mohon dapat dimaklumi adanya .


Kerangka Dasar Teori
            Tidak dapat dipungkiri , dalam setiap perusahaan Management Rantai Pasokan diimplementasikan dalam upaya memaksimalkan kebutuhan akan barang dan jasa. Dalam kaitannya dengan penelitian yang dilakukan oleh penulis , dimana dalam industry Rumah Potong Ayam yang dijual tidak hanya ayam potong , namun juga jasa yaitu tersedianya Ayam Potong Segar berkualitas tepat waktu sesuai kebutuhan konsumen sehingga Management Rantai Pasokan betul-betul diimplementasikan dalam Industry Rumah Potong Ayam .
Salah satu implementasi Management Rantai Pasokan dalam Departemen Purchasing, yaitu adanya Daftar Inventory Pembelian ( DIP ) kebutuhan Ayam Hidup dan Bahan penunjang lainnya ( Packaging,Marinasi , dll ) . Dalam tabel berikut posisi Departemen Purchasing ada pada Proses.






 




Menurut Dr.Ramlee Ibrahim dalam seminarnya tanggal 04 Des 2012 mengenai Master Planning pada seminar internal yang diadakan oleh PT. SIERAD PRODUCE,Tbk , dimana dipaparkan secara umum manfaat Management Rantai Pasokan :
·         Peningkatan , pelayanan dan kepuasan konsumen
·         Peningkatan pemanfaatan fasilitas dan tenaga kerja
·         Perencanaan dan penjadwalan persediaan yang lebih baik
·         Tanggapan yang lebih cepat terhadap perubahan dan pergeseran pasar
·         Tingkat persediaan menurun tanpa mengurangi pelayanan kepada konsumen

Pada penelitian ini , point yang diambil adalah point ke tiga , yaitu perencanaan dan penjadwalan persediaan yang lebih baik oleh Departemen Purchasing .

Hasil dan Pembahasan
Dalam flow proses permintaan akan Ayam Hidup dan Bahan Penunjangnya dalam industry Rumah Potong Ayam , Departemen PPIC melakukan permintaan berasarkan hasil Demand Planner dengan team Marketing. Disinilah Management Rantai Pasokan bermula . Dalam memaksimalkan kebutuhan Departemen PPIC menerbitkan Daftar Inventory Pembelian bulanan .
Riset dilakukan oleh penulis berdasarkan pengalaman penulis selama berkarya di RPA pada Departemen Purchasing. Dengan adanya Daftar Inventory Pembelian bulanan yang diterima rutin , maka Departemen Purchasing memiliki Forecast untuk kebutuhan Departemen PPIC dengan memperhatikan Lead Time tiap item yang ada .
Adapun Flow proses Permintaan Pembelian kebutuhan Departemen PPIC kepada Departemen Purchasing dijabarkan sebagai berikut :

A.      PROSEDUR (DALAM BENTUK FLOW CHART)
Buat PR berdasarkan DIP yang telah disetujui Departemen Head. Kirim PR tersebut kepada BUH untuk disetujui.

PPIC
GA

Buat RFQ dan dikirim ke supplier. Konfirmasi supplier agar mengirimkan respon RFQ kepada purchasing departement.

Admin
Purchasing

Lakukan negosiasi (harga, spesifikasi, TOP) dengan supplier untuk memilih beberapa supplier dan dibuatkan rekap penawaran supplier.

Head of Purchasing

Update PR berdasarkan rekap RFQ kepada masing-masing supplier dan disetujui sesuai workflow manajemen.  

Review DIP bulanan untuk melihat sejauh mana pemenuhan DIP yang diajukan

Head of Purchasing
UFC dan BUH

Head of Purchasing









Tabel 2. Form Daftar Inventory Pembelian
DAFTAR INVENTORY PEMBELIAN DEPT.PPIC
BULAN : xxx














KEBUTUHAN
No
Nama Barang
Qty
UOM
Buffer Stok
Stok Berjalan
Week I
Week II
Week III
Week IV




























































           
Daftar Permintaan Pembelian ini diberikan kepada Departemen Purchasing tiap tanggal 15 untuk kebutuhan bulan berikutnya . Dan dari DIP ini, Departemen Purchasing merencakan pembelian dengan melihat tanggal kebutuhan yang diestimasikan dalam Minggu I – Minggu IV . Dengan adanya estimasi kedatangan, maka Departemen Purchasing dapat merencanakan kedatangan barang sesuai dengan kebutuhan Departemen PPIC. Jika dalam perjalanannnya ada perubahan estimasi kedatanganpun, Departemen Purchasing masih dapat menarik maju maupun menjadwal ulang kedatangan Ayam Hidup dan Bahan penunjangnya jika ada perubahan dari pihak Marketing .
Review untuk kedatangan Ayam Hidup dan Bahan Penunjangnya akan dibagikan oleha Departemen Purchasing dalam bentuk Outstanding Purchase Requisition ( PR ) dan Outstanding Purchase Order ( PO ) .
Tabel 3. Laporan PR Outstanding


PR OUSTANDING NOV-DES













No
Purch Req Id
Purch Req Date
Item Name
Qty
UOM
Ordered Qty
Oustanding
1
PR-0001420
04/06/2012
XXX
110
Pcs
1

2
PR-0001420
24/07/2012
YYYY
1
Pcs
1




Tabel 4. Laporan PO Outstanding

OUTSTANDING PURCHASE ORDER PERIODE NOVEMBER - DESEMBER









No. PO
tgL
Nama Vendor
Nama Item
Satuan
Qty PO
Outstanding
KET








6677







7166

















Dengan adanya laporan PR Outstanding maupun PO Outstanding, Departemen PPIC dapat melihat sejauh mana Departemen Purchasing dapat memnuhi permintaan dari Departemen PPIC sekaligus dapat mereview DIP yang diajukan untuk bulan berikutnya .

KESIMPULAN DAN SARAN
            Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis selama kurun waktu 3 bulan dapat disimpulkan bahwa dengan adanya Daftar Inventory Pembelian yang memuat data kebutuhan Departemen PPIC dan estimasi waktu kebutuhan dengan melihat Buffer Stok dan Stok Berjalan , kedatangan barang dapat sesuai dengan jadwal yang diharapkan dalam implementasinya dalam Management Rantai Pasokan . Karena jika terjadi keterlambatan dan kekurangan jumlah dalam pengadaan Ayam Hidup dan Bahan Penunjang tempat penulis mengadakan  riset dapat menyebabkan terhambatnya proses Produksi karena tiap bagian memiliki peranan yang saling terkait satu sama lain .
            Dalam mereview Daftar Inventory Pembelian ( DIP ) , Departemen Purchasing memaparkan Laporan Outstanding PR dan Outstanding PO sehingga pihak yang berkepentingan dapat melihat sampai sejauh mana kinerja Depertemen Purchasing dalam menyediakan kebutuhan Ayam Hidup dan Bahan Penunjangnya.
Dengan adanya Daftar Inventory Pembelian ( DIP ) dalam kaitannya terhadap Managemen Rantai Pasokan menunjang Departemen Purchasing dalam memaksimalkan pengadaan kebutuhan akan Ayam Hidup dan Bahan Penunjangnya .
Untuk kedepannya , penulis menyarankan agar Daftar Inventory Pembelian ini dapat dibuat untuk kebutuhan 3bulan kedepan dengan melihat data Forecast tahun sebelumnya. Harapan penulis dengan pengajuan DIP untuk 3 bulan kedepan , diharapkan Departemen Purchasing memiliki waktu dalam penyediaan kebutuhan Ayam Hidup dan Bahan Penunjangnya dikarenakan karekteristik dari RPA dimana permintaannya bukan merupakan item yang umum berada dipasaran . Selain itu mengingat bahwa Ayam Hidup merupakan barang komoditi dimana untuk memenuhi permintaan Departemen PPIC secara tepat cukup sulit .

DAFTAR PUSTAKA
·         Dr.Ramlee Ibrahim ( 2012 ) . Master Planning ( PT. PUTRA PRIMIA ), Seminar di PT. Sierad Produce,Tbk 04 Des 12
·         Hidayat W ( 2008 ) Seminar Manajemen Operasional , Modul 13 -14 PKK.FE UMB th 2008

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Not a Girl....Not Yet a Woman

I'm not a girl...not yet a woman............ all I need its time,a moment that is mine While I'm in betwen....... I'm not a girl Sebaris lagu yang pernah populer dinyanyiin sama Britney Spears ini menggambarkan transformasi dari seorang gadis kecil menjadi wanita dewasa.....kalau bahasa gaulnya sih masa pubertas gitu hehehe... Untuk seorang ibu kayak saya yang punya anak perempuan, lagu tersebut bisa jadi sedikit panduan buat kita ngadepin anak gadis yang beranjak dewasa alih2 merujuk pengalaman waktu kita puber dulu. Melihat transformasi my little Gaby dari masih baby sampai sekarang hampir 12 tahun usianya, memang menakjubkan. Betapa tidak, dari seorang bayi mungil yang ga bisa apa2 selain nanggis aja saat ini sedang dalam masa transisinya menjadi seorang gadis remaja.....betapa cepat waktu berlalu.... Perasaan baru kemaren denger Gaby nanggis saat mainannya yang berantakan mau aku buang karena belum dibereskan. Baru kemaren takjub saat Gaby memakai seragam put...

Antara Khayalan Dan Kenyataan

Baru2 ini ga tau kenapa malah punya hobi baru nonton drama Korea.......kayaknya rada telat ya hehhehe.......Tapiiiii aku saat ini nonton ya drama Korea yang settingnya jaman dahulu alias Saeguk. Awalnya sih ga sengaja gara2 liat cuplikan film Empress Ki yang dimainkan oleh Ha Ji Won Dan Ji Chang Wook yang lagi tayang disalah satu TV Nasional. Berhubung jam tayangnya lumayan malem akhirnya iseng cari filmnya via Internet......eh malah dapet situsnya yang emang khusus film Korea.....hmmm ga nyangka ternyata ketinggalan koreafever. Dari mulai nonton film Empress Ki ini akhirnya jadi penasaran sama kisah aslinya sesuai catatan sejarah. Untuk film ini ternyata banyak menyimpang dengan sejarah aslinya. Dan Dari film ini mulai iseng baca and nyari film2 drama Saeguk lain yang base on history......ngak cuman filmnya aja,sebelum hunting film malah buka2 Mbah Google buat cari tahu basic sejarahnya.Akhirnya mulai nonton berburu beberapa judul film....saat ini yang sudah kelar selain Empress Ki ...

My first Trip to Bangkok Part 2 ( Back to the Bangkok City )

Big Kwan Im @ Bang Saen Kamis, 18 Sept 14 Pagi2 jam 6 sudah bangun dan langsung mandi. Karena semalem tepardotcom akhirnya diputuskan pagi jalan2 melihat sekitar Pattaya. Dari dalam hotel sendiri ada jalan setapak menuju pantai ( kalo diingat2 mirip hotel Ibis dan Novotel Solo dimana ada jalan bareng menembus 2 hotel ). Kira2 seperti itu lah… Pagi di Pattaya sisa2 hingar bingar malam masih keliatan,bukan tumpukan sampah seperti layaknya di Indonesia   looh…..tapi tong sampah kelihatan penuh semua…hehehe ini bedanya Bangkok dengan kota lainnya. Walaupun semalam pesta pora tapi pihak pengelola selalu membuang sampah2 ditempatnya sebelum mereka tutup. Jujur agak nyesel juga sudah mandi, karena begitu melihat suasana pantai langsung kepingin mandi di laut……Soalnya banyak juga turis2 yang mandi dan bermain disekitar pantai. Akhirnya kami cuman jalan2 aja sambil mengabadikan beberapa moment di sudut Pattaya Beach. Jam 7 an kami kembali kehotel untuk makan pagi dan siap2...